Bisakah Pria Membedakan Perawan atau Tidak?

Sebagian pria menganggap keperawanan bisa dikenali lewat banyak cara. Dari penampakan fisik, selaput dara yang koyak kalau sudah tidak perawan akan kelihatan dan saat berhubungan seks sensasinya tidak keset lagi. Benarkah semudah itu? Selain sensasi keset, berhubungan seks dengan gadis yang masih perawan konon juga akan disertai keluarnya darah serta jerit kesakitan. Makin pasangannya kesakitan, makin yakin pula pria tersebut bahwa dirinya sedang memperawani seorang gadis ting-ting.

Sebenarnya, seorang perempuan akan kesakitan dan bisa berdarah karena kurangnya rangsangan dan lubrikasi, tidak melulu karena masih perawan. Faktor kesiapan akan sangat menentukan kenyamanan perempuan saat berhubungan seks. Kalau kondisinya tidak siap, misalnya pemanasannya kurang kemudian dipaksa untuk penetrasi maka gesekannya akan lebih besar dan terasa sakit lalu terjadi lecet atau perdarahan.

Begitu pula dengan kondisi selaput dara, orang awam tidak bisa menilai sendiri koyaknya karena apa. Selaput dara yang koyak karena pernah cedera, sering naik sepeda atau berkuda secara kasat mata nyaris tidak ada bedanya dengan kerusakan akibat hubungan seks. Bahkan dokter sekalipun dalam tes keperawanan jarang membedakan penyebab kerusakan, meski kalau diperiksa secara mendetail memang ada bedanya. Apapun penyebab kerusakan selaput dara, keterangan yang diberikan biasanya hanya tertulis rusak karena benda tumpul.

Dalam kasus pemerkosaan, itu penyebab sobeknya selaput dara bisa dipastikan kalau ada bercak sperma dan itu bisa dikaitkan. Itupun pemeriksaannya harus segera, kalau sudah lama tidak bisa. Kalau mau jujur sebenarnya sebagian besar pria tidak bisa membedakan mana selaput dara perawan dan yang tidak perawan.

Sebenarnya itu tidak terasa secara fisik. Perbedaannya hanya secara perilaku seksual misalnya dia gugup saat malam pertama itu kemungkinan karena dia belum pernah berhubungan seks, atau keluar darah karena robeknya selaput dara. Tapi itu pun tidak selalu menjadi ukuran karena kalau pria mampu merangsang wanita saat foreplay maka akan terjadi lubrikasi yang baik dan vagina merekah sehingga tidak mengeluarkan darah walaupun baru pertama kali berhubungan seks.

0 Komentar